DOA
Sesungguhnya Allah itu sesuai
dengan prasangka hambanya. Apabila hamba itu menyangka Allah itu dekat maka
Allah benar-benar dekat kepadanya. Sehingga hamba tersebut bisa berdoa meskipun
dalam hatinya. Lalu Allah mengabulkannya. Dan apabila hamba itu menyangka bahwa
Allah itu jauh maka Allah benar-benar jauh dari dirinya. Sehingga meskipun dia
berteriak kepada Allah untuk meminta sesuatu maka Allah tidak memperkenankan
doanya.
Firman Allah :”Dan apabila hambaku
bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.
Yang mengabulkan setiap doa jika mereka mau berdoa. Maka hendaklah mereka
memenuhi seruanKu dan beriman kepadaKu. Mudah-mudahan mereka termasuk
orang-orang yang benar”(QS. 2:186). Dari firman ini bisa diambil kesimpulan
bahwasanya doa agar diterima maka minimal harus memenuhi dua syarat, yakni :
hamba tersebut harus bertakwa kepada Allah dengan sekuat tenaganya dan harus
beriman kepada Allah.
Doa dibagi menjadi dua, yakni :doa
masalah dan doa ibadah. Doa Masalah maksudnya adalah seseorang berdoa kepada
Allah karena menghadapi masalah. Isi doa yang dipanjatkan sesuai dengan masalah
yang dihadapi sehingga setiap orang memiliki doa yang berbeda-beda. Adapun doa
ibadah adalah setiap doa yang kalimatnya harus ada dalilnya dari rasulullah
sehingga antara muslim satu dengan muslim yang lain boleh jadi mengucapkan
kalimat doa yang sama persis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar