Ketika Ulama Diwafatkan
Ahad, 7 Jumadal Akhirah 1443 H
Live Muhadharah Ilmiah
Ustadz Luqman Baabduh
Bagaimana sikap seorang muslim yang seharusnya ketika ulama diwafatkan?
Ketika sahabat Zaid bin Tsabit wafat dan jenazahnya telah dimasukkan ke dalam liang kubur. Maka sahabat Abdullah bin Abbas berkata : "Barangsiapa ingin tahu bagaimana Allah mencabut ilmu, maka seperti inilah cara Allah mencabut Ilmu. Telah dikubur ilmu yang banyak bersamaan dengan dikuburnya Beliau (Zaid bin Tsabit).
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dari hamba-hambanya serta merta tetapi Allah mencabut ilmu dengan diwafatkannya ulama ketika tidak tersisa lagi ulama maka manusia pun mengangkat juhala untuk fatwa. Sehingga juhala tersebut sesat dan menyesatkan.
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda : Sesungguhnya menjelang kiamat turunlah kebodohan dan diangkatlah ilmu.
Sikap seorang muslim ketika ulama wafat
Sikap pertama, wafatnya ulama adalah sebagai cambuk bagi dia untuk segera menuntut ilmu.
Sahabat Abu Darda' berkata "Kenapa aku menyaksikan ulama' wafat sementara umat tidak mau belajar. Segera tuntutlah ilmu sebelum ilmu itu diangkat. Karena sesungguhnya ilmu itu diangkat dengan wafatnya ulama'."
Sahabat Ibnu Mas'ud berkata "Wajib atas kalian segera menuntut ilmu sebelum ilmu itu diambil. Sungguh ilmu itu dicabut dengan wafatnya ulama."
Hasan Al Basri berkata "Wafatnya ulama adalah celah dalam Islam yang tidak bisa menutupi celah tersebut apapun selama masih ada siang dan malam."
Ditanyakan kepada Said bin Jubair, "Apa tanda kebinasaan umat?" Maka Beliau menjawab : "Wafatnya ulama mereka."
Ilmu itu penting, Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda "Barangsiapa yang Allah kehendaki baginya kebaikan, maka Allah pahamkan dia agamanya."
Dunia dan isinya itu tercela atau terlaknat kecuali dzikrullah dan segala sesuatu yang mengiringi dzikrullah termasuk menuntut ilmu, orang yang berilmu, dan penuntut ilmu.
Ad Darimi berkata "Manusia yang sesungguhnya adalah orang-orang yang berilmu dan penuntut ilmu. Selain dua jenis manusia ini maka orang-orang yang menimbulkan kerusakan.
Sikap kedua adalah yakin bahwa di muka bumi ini tidak akan pernah kosong dari ulama'
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda "Sesungguhnya Allah akan membangkitkan setiap 100 tahun, ulama yang akan memurnikan kembali agama ini"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar