Taklid
Pembahasan fatwa Syeikh Ubaid Al Jabiri tentang taklid berdasarkan pertanyaan seseorang kepada Beliau.
Pertanyaan: Berikan penjelasan kepada kami tentang taklid. Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda ?
Jawaban :
Taklid secara bahasa adalah orang yang menggantungkan sesuatu di lehernya atau dia meletakkan sesuatau di leher seseorang.
Adapun makna taklid secara istilah menurut ulama yaitu menerima ucapan seseorang yang bukan hujjah atau tanpa mengetahui dalil.
Batasan-batasan dari definisi di atas :
1. Menerima ucapan seseorang yang bukan hujjah
Ucapan Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ adalah hujjah maka tidak perlu dipertanyakan dalilnya. Salah satu kesesatan Al Hajuri yang berat adalah dia berkata: "Tidak diterima ucapan dari Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ tanpa dalil".
Hadis yang sahih adalah hujjah
Kesepakatan atau ijma' para ulama adalah hujjah walaupun kesepakatan tersebut tanpa diketahui dalilnya.
Definisi ijma' adalah kesepakatan seluruh ulama yang sudah mujtahid dari umat nabi Muhammad saw tentang suatu perkara dalam masalah agama.
Penjelasan :
Masalah hadis, maka ijma' yang dianggap adalah ijma' dari ulama ahli hadis
Masalah fikih, maka ijma' yang dianggap adalah ijma' dari ulama ahli fikih
Masalah sejarah, maka ijma' yang dianggap adalah ijma' dari ulama ahli sejarah
2. Menerima ucapan seseorang tanpa mengetahui dalilnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar